TANGERANG - Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Multimedia Nusantara (UMN) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tiga program studi unggulan, yaitu Informatika, Sistem Informasi, dan Teknik Komputer, resmi meraih akreditasi dari ASIIN, lembaga akreditasi internasional asal Jerman yang berfokus pada bidang teknik, informatika, matematika, dan ilmu pengetahuan alam.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen UMN, khususnya Fakultas Teknik dan Informatika (FTI), dalam menghadirkan pendidikan berkualitas tinggi yang selaras dengan standar global. Akreditasi ASIIN tidak hanya menjadi pengakuan formal, tetapi juga menegaskan bahwa sistem pembelajaran, kurikulum, serta manajemen mutu di ketiga program studi tersebut telah memenuhi kriteria internasional yang ketat.
Dekan Fakultas Teknik dan Informatika UMN, Dr. Eng. Niki Prastomo, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa akreditasi ini merupakan langkah strategis dalam memastikan kualitas pendidikan yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa FTI UMN terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan industri global.
Menurutnya, proses pendidikan di FTI UMN telah mengadopsi pendekatan outcome-based education (OBE), yang berfokus pada capaian pembelajaran mahasiswa. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang siap diterapkan di dunia kerja. Selain itu, akreditasi ini juga membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk terlibat dalam mobilitas internasional, baik dalam bentuk pertukaran pelajar, kolaborasi riset, maupun studi lanjut di luar negeri.
Lebih lanjut, akreditasi ASIIN mendorong peningkatan kualitas di berbagai aspek pendidikan, mulai dari kurikulum, metode pengajaran, hingga penguatan kapasitas dosen. Hal ini juga memperluas peluang kerja sama akademik dengan institusi internasional, sehingga ekosistem pembelajaran menjadi semakin dinamis dan kompetitif.
Kepala Program Studi Informatika UMN, Assoc. Prof. Arya Wicaksana, S.Kom., M.Eng.Sc., menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dalam proses akreditasi ini adalah keselarasan antara kurikulum, metode pembelajaran, dan sistem evaluasi dengan standar European Standards and Guidelines (ESG). Oleh karena itu, program studi secara konsisten melakukan pembaruan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri digital, baik di tingkat nasional maupun global.
Ia juga menekankan pentingnya prinsip continuous improvement dalam setiap aspek pendidikan. Dalam implementasinya, Program Studi Informatika UMN mengedepankan tiga pilar utama, yaitu penyelarasan kurikulum berbasis European Qualifications Framework (EQF) dan kebutuhan industri, penguatan sistem tata kelola mutu internal, serta pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa melalui riset terapan dan kolaborasi internasional.
Melalui strategi tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik di dalam kelas, tetapi juga terlibat dalam berbagai proyek multidisipliner yang memperkaya wawasan dan keterampilan mereka. Dengan demikian, lulusan diharapkan mampu menjadi individu yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global.
Dari sisi Program Studi Teknik Komputer, Kepala Program Studi Samuel Hutagalung, M.T.I., menegaskan bahwa akreditasi ASIIN menjadi acuan penting dalam menjaga konsistensi kualitas pembelajaran. Standar yang ditetapkan oleh ASIIN menjadi pedoman dalam pengembangan kurikulum maupun operasional akademik, sehingga proses pembelajaran dapat terus berjalan sesuai dengan standar internasional.
Sementara itu, Program Studi Sistem Informasi UMN yang memiliki fokus pada bidang Big Data juga melihat akreditasi ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing di tingkat global. Kepala Program Studi Sistem Informasi, Ririn Ikana Desanti, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa pengakuan ini tidak hanya memperkuat kualitas akademik, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi lulusan di mata industri, khususnya perusahaan multinasional.
Ia menambahkan bahwa kesesuaian kurikulum dengan kerangka kualifikasi Eropa memberikan keuntungan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Selain itu, peluang kolaborasi internasional dan keterlibatan dalam program mobilitas global juga semakin terbuka lebar.
Ke depan, ketiga program studi berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai langkah strategis, seperti pembaruan kurikulum secara berkala, peningkatan kerja sama dengan industri dan universitas mitra internasional, serta penguatan riset dan inovasi mahasiswa.
Pencapaian ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi UMN dalam mewujudkan visinya sebagai universitas berkelas dunia. Lebih dari itu, akreditasi ASIIN menjadi fondasi dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan global, etika profesional, serta kemampuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan teknologi dan masyarakat.
Dengan standar pendidikan yang terus ditingkatkan dan orientasi global yang semakin kuat, UMN optimistis dapat melahirkan generasi yang mampu bersaing dan beradaptasi di tengah dinamika dunia yang terus berkembang.